Klik di sini untuk mendapatkan GABSI ID

MENPORA CUP & GOVERNOR KEPRI CUP
Batam, 8-10 September 2017

Penyelenggaraan Turnamen Bridge bertaraf internasional oleh Pengurus Propinsi GABSI Kepulauan Riau patut diacungi jempol. Tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke empat belas kali, suatu rekor penyelenggaraan turnamen bridge dalam negeri yang hanya kalah dari Djarum Cup di Semarang tempo doeloe.

Saat ini, Turnamen bridge internasional Menegpora & Gubernur Kepri Cup boleh dikatakan merupakan turnamen bridge berskala internasional terbesar di Indonesia.

Lokasi tempat penyelenggaraan, kota Batam yang dekat dengan Singapura membuat banyak sekali penggemar bridge tanah air dan manca Negara yang tidak mau melewatkan event ini.

Hampir semua pemain terbaik nasioanl dan Asean telah mengagendakan turnamen ini sebagai turnamen yang wajib diikuti.

Semua pemain Indonesia yang mewakili Indonesia di Kejuaraan Dunia Bridge di Lyon bulan Agustus yang lalu akan tampil disini walaupun dengan regu yang berbeda. Hal ini terjadi karena para pemain telah dikembalikan kepada klub masing-masing.

Hampir semua pemain terbaik nasioanl dan Asean telah mengagendakan turnamen ini sebagai turnamen yang wajib diikuti.

Hampir semua pemain Indonesia yang mewakili Indonesia di Kejuaraan Dunia Bridge bulan September yang lalu akan tampil disini walaupun dengan regu yang berbeda. Hal ini terjadi karena para pemain telah dikembalikan kepada klub masing-masing.

Henky Lasut/Eddy Manoppo akan memperkuat regu Super Mixed bersama Bambang Hartono/Bert Toar Polii dan Fera Damayanti/Ririen Riantini.

Pasangan Taufik Asbi/Robert Tobing dan 3 pasangan putri akan mewakili Pertamina Bridge Club sedangkan pasangan Franky/Karwur/Denny Sacul akan bermain dengan Jawa Timur.

Selain mereka, tim-tim yang ikut berdatangan dari Sulut, Kaltim, Kalbar, Jatim, Jateng, Jabar, Banten, DKI dan sebagian besar Sumatera. Dari luar negeri telah memastikan diri, Singapura, Malaysia, Thailand, Philippina dan beberapa pemain gabungan dari manca Negara, seperti: Jepang, Selandia Baru, Australia, Inggeris, India, dan Finlandia.

Turnamen ini seperti biasanya akan berlangsung di Hotel Golden View, Batam dan berlangsung pada tanggal 8-10 September 2017.

Selain kejuaraan ini ada juga kejuaraan pelajar memperebutkan PLN Batam Cup yang akan berlangsung ditempat yang sama pada tanggal 9-10 September 2017. Kejuaraan ini menyediahkan total hadiah Rp. 200.000.000 dan Piala bergilir Menegpora serta Gubernur Kepri.

Turnamen ini akan berlangsung dua babak, babak penyisihan sistim Swiss 7 session dimana 8 tim terbaik akan berlaga di babak final. Babak final berlangsung setengah kompetisi. Bagi regu yang tidak lolos ke babak final bisa mengikuti Kejuaraan Pasangan dan Tim consolation. Seperti biasanya, turnamen ini akan disiarkan keseluruh dunia melalui Bridge Base Online.

Menurut Ketua Panpel yang juga Ketua Pengprov Gabsi Kepri, Ir Rusliden Hutagaol tahun ini diharapkan pertarungan akan berlangsung sangat ketat karena hadirnya para pemain top nasional dan manca Negara.

Sampai saat ini telah terdaftar kurang lebih 45 team yang berasal dari seluruh Indonesia dan manca negara. Bahkan tahun ini telah menarik peserta dari Nanning, China yang dating untuk pertama kali.

• Bert Toar Polii

halamanbridge© • character development division